Dalam Al-Quran, angin dikaitkan dengan penyerbukan. Para skeptis mengklaim bahwa siapa pun yang menulis Al-Quran telah melakukan kesalahan; seranggalah yang bertanggung jawab atas penyerbukan, bukan angin. Saat ini para ilmuwan mengkonfirmasi bahwa angin memainkan peran penting dalam penyerbukan.
Penyerbukan adalah perpindahan serbuk sari dari bagian jantan tumbuhan ke bagian betina. Agen penyerbukan adalah serangga, hewan, air, dan angin. Beberapa spesies tumbuhan bahkan hanya bergantung pada angin untuk penyerbukan.
Angin memainkan peran utama dalam penyerbukan. Hal ini baru diketahui belakangan ini, namun telah digambarkan dalam Al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu.
Dan Kami mengirimkan angin penabur benih, kemudian Kami menurunkan hujan dari langit, dan Kami memberi kamu air untuk minum, padahal kamu bukanlah penjaga persediaannya.
٢٢ وَأَرْسَلْنَا الرِّيَاحَ لَوَاقِحَ فَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَسْقَيْنَاكُمُوهُ وَمَا أَنْتُمْ لَهُ بِخَازِنِينَ
Saat ini kita tahu bahwa angin memainkan peran utama dalam penyerbukan. Tetapi para ilmuwan baru saja menemukan bahwa angin kencang justru menghambat penyerbukan.
Energy Central. Effects of wind speed on foraging behavior of insect pollinators, 2020
Angin kencang menghambat penyerbukan. Hal ini baru diketahui belakangan ini, namun telah digambarkan dalam Al-Quran 1400 tahun sebelum penemuan tersebut.
Dan di masa Ad. Kami lepaskan angin yang tidak subur untuk melawan mereka.
٤١ وَفِي عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ
"Akeem عَقِيمَ" artinya tidak dapat memiliki keturunan. Aad memiliki angin yang kuat. Sekarang kita tahu mengapa angin Aad tidak subur; karena angin yang kuat menghambat penyerbukan. Tidak ada kesalahan dalam Al-Quran.
Website Building Software