Dalam Al-Quran tidak disebutkan arah yang diutamakan di luar angkasa. Para skeptis mengklaim bahwa siapa pun yang menulis Al-Quran telah melakukan kesalahan; arah yang diutamakan adalah pusat alam semesta. Saat ini para kosmolog menegaskan bahwa alam semesta tidak memiliki pusat dan tidak ada arah yang diutamakan di luar angkasa.
'Primordial Cosmology', Montani Battisti Benini Imponente, World Scientific (2011) page 97.
Tidak ada arah yang diutamakan di ruang angkasa. Hal ini baru diketahui belakangan ini, namun telah digambarkan dalam Al-Quran 1400 tahun yang lalu sebelum penemuan ini:
Allah adalah Cahaya langit dan bumi. Perumpamaan tentang cahaya-Nya adalah seperti pilar yang di atasnya terdapat lampu. Lampu itu berada di dalam kaca. Kaca itu seperti planet yang cemerlang, yang ditenagai oleh pohon yang diberkahi, pohon zaitun, bukan dari timur maupun barat. Minyaknya hampir akan menerangi, bahkan jika tidak ada api yang menyentuhnya. Cahaya di atas Cahaya. Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa pun yang Dia kehendaki. Demikianlah Allah menyampaikan perumpamaan-perumpamaan ini kepada manusia. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
٣٥ اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكَاةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِي زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِيءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
" Bukan timur maupun barat " berarti tidak ada arah yang diutamakan dalam ruang angkasa.
Best AI Website Maker