1400 tahun yang lalu tidak ada yang tahu bahwa madu adalah antibiotik alami, namun hal itu digambarkan dalam Al-Quran.
Ketika madu dioleskan pada luka atau luka bakar, ia menghambat pertumbuhan mikroba.
US National Library of Medicine, Honey: Its Medicinal Property And Antibacterial Activity, 2011
Madu menghambat pertumbuhan mikroba; semakin sedikit mikroba, semakin cepat luka sembuh... Hal ini baru diketahui belakangan ini, padahal sudah disebutkan dalam Al-Quran 1400 tahun sebelum penemuan ini.
Dan Tuhanmu (Allah) mewahyukan kepada lebah: Bangunlah sarangmu di gunung-gunung, pepohonan, dan di tempat-tempat yang mereka bangun. Kemudian makanlah dari setiap buah dan ikutilah jalan-jalan Tuhanmu yang telah ditentukan, dari perutnya keluarlah minuman yang berwarna-warni, di dalamnya terdapat penyembuhan bagi manusia. Ini adalah tanda-tanda bagi orang-orang yang merenungkan.
٦٨ وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ
٦٩ ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Shefa شِفَاءٌ" berarti penyembuhan. Di sini Al-Quran merujuk pada khasiat penyembuhan madu (bukan khasiat nutrisinya). Saat ini kita tahu bahwa madu adalah antibiotik alami.
AI Website Maker