Dalam Al-Quran, beberapa semut memiliki sesuatu yang dapat patah. Para skeptis mengklaim bahwa siapa pun yang menulis Al-Quran telah melakukan kesalahan; semut bersifat lentur dan tidak pernah patah. Kini para ilmuwan mengkonfirmasi bahwa semut pemotong daun dilapisi kristal.
Banyak serangga memiliki eksoskeleton, namun semut pemotong daun ternyata memiliki eksoskeleton dengan lapisan kristal berbatu, yang belum pernah terlihat sebelumnya pada serangga.
Para peneliti telah menemukan jenis mineral baru yang melapisi eksoskeleton semut pemotong daun.
National Geographic, Leaf-cutter ants have rocky crystal armor never before seen in insects, 2020
Semut pemotong daun itu memiliki eksoskeleton dengan lapisan kristal yang sangat tipis yang tidak terlihat oleh mata telanjang.
Semut pemotong daun itu ternyata adalah satu-satunya serangga yang memiliki eksoskeleton dengan lapisan kristal yang sangat tipis dan tidak terlihat oleh mata telanjang. Lapisan kristal ini pecah seperti kaca. Hal ini baru diketahui belakangan ini, namun telah digambarkan dalam Al-Quran 1400 tahun sebelum ditemukan. Dalam surah "Semut" disebutkan:
Hingga, ketika mereka sampai di lembah semut, seekor semut berkata, "Wahai semut, masuklah ke dalam sarang kalian agar kalian tidak dihancurkan oleh Sulaiman dan tentaranya tanpa mereka sadari."
١٨ حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
"Yahtimannakum يَحْطِمَنَّكُمْ" artinya pecah. Kini kita tahu mengapa Al-Quran menggunakan kata ini; karena kerangka luarnya pecah seperti kaca.
Best AI Website Creator