Al-Quran mengatakan bahwa hati kita dapat berpikir. Para skeptis mengklaim bahwa siapa pun yang menulis Al-Quran telah melakukan kesalahan, hanya sel-sel otak yang dapat berpikir. Hari ini para ilmuwan menemukan sel-sel otak di dalam hati.
Otak memiliki sekitar 86 miliar neuron, sedangkan jantung hanya memiliki 40 ribu neuron. Ini berarti otak memiliki 2 juta kali lebih banyak neuron daripada jantung; tetapi para ilmuwan baru saja menemukan bahwa sinyal yang dikirim dari jantung ke otak jauh lebih banyak daripada sinyal yang dikirim dari otak ke jantung.
Noetic Systems, Thinking From The Heart – Heart Brain Science, 2022
Jantung memiliki sel-sel otak. Hal ini baru diketahui belakangan ini, namun telah digambarkan dalam Al-Quran 1400 tahun sebelum penemuan tersebut.
Bukankah mereka telah menjelajahi negeri ini, dan mempunyai hati untuk berpikir, atau telinga untuk mendengarkan? Bukan mata yang menjadi buta, tetapi hati, di dalam dada, yang menjadi buta.
٤٦ أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ
"Kuloob قُلُوبٌ" berarti hati. Dalam ayat ini, hati mereka dapat berpikir. Saat ini kita tahu bahwa hati memiliki sel-sel otak dan bertukar sinyal dengan otak.
No Code Website Builder